class="post-fixed">

Senin, 17 Oktober 2011

Kebermanfaatan PTK Bagi Guru di Sekolah

Banyak teman-teman guru yang sering menanyakan kepada saya apa itu PTK dan apakah kebermanfaatan PTK bagi guru? PTK adalah penelitian yang dilakukan oleh guru itu sendiri untuk memperbaiki atau meningkatkan mutu pembelajarannya di kelas. Dimulai dari perencanaan dengan membuat rencana program pembelajaran, lalu dilaksanakan oleh guru itu sendiri dengan berbagai tindakan. Tindakan itu sebaiknya diamati juga oleh teman sejawat sehingga terjadi kolaborasi dan partisipasi. Observasi yang dilakukan bersama akan jauh lebih baik hasilnya, sehingga pada saat refleksi bisa dirasakan oleh guru sebagai peneliti dan juga observer apakah telah terjadi perubahan atau masih sama. Lakukan tindakan itu secara siklus sampai guru mengalami kepuasan hasil dalam memberlakukan tindakan yang diberikan.
Jadi, PTK adalah sebuah penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan jalan merencanakan, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.
Manfaat PTK bagi guru sangat banyak sekali Diantaranya adalah membantu guru memperbaiki mutu pembelajaran, meningkatkan profesionalitas guru, meningkatkan rasa percaya diri guru, memungkinkan guru secara aktif mengembangkan pengetahuan, dan keterampilannya.
Namun demikian, PTK sebagai salah satu metode penelitian memiliki beberapa keterbatasan, yang diantaranya : validitasnya yang masih sering disangsikan, tidak dimungkinkan melakukan generalisasi karena sampel sangat terbatas, peran guru yang ‘one man show’ bertindak sebagai pengajar dan sekaligus peneliti sering kali membuat dirinya menjadi sangat repot (very busy).
Dengan melakukan PTK, guru menjadi terbiasa menulis, dan sangat baik akibatnya bila guru sekolah negeri atau PNS akan naik pangkat, khususnya dari gol. IVA ke IVB yang mengharuskan guru untuk menuliskan karya tulis. Begitu pun untuk guru sekolah swasta, PTK sangat penting untuk meningkatkan apresiasi, dan profesionalisme guru dalam mengajar. Apalagi dengan adanya program sertifikasi guru dari pemerintah.
Selain itu PTK akan menumbuhkan budaya meneliti di kalangan guru yang merupakan dampak dari pelaksanaan tindakan secara berkesinambungan, maka manfaat yang dapat diperoleh secara keseluruhan yaitu label inovasi pendidikan karena para guru semakin diberdayakan untuk mengambil berbagai prakarsa profesional secara semakin mandiri. Sikap mandiri akan memicu lahirnya ”percaya diri” untuk mencoba hal-hal baru yang diduga dapat menuju perbaikan sistem pembelajaran. Sikap ingin selalu mencoba akan memicu peningkatan kinerja dan profesionalisme seorang guru secara berkesinambungan. Sehingga proses belajar sepanjang hayat terus terjadi pada dirinya.
Setiap hari guru menghadapi banyak masalah, seakan-akan masalah itu tidak ada putus-putusnya. Oleh karena itu bila guru tidak dapat menemukan masalah untuk PTK sungguh ironis. Merenunglah barang sejenak, atau mengobrollah dengan teman sejawat, Anda akan segera menemukan kembali seribu satu masalah yang telah merepotkan Anda selama ini dalam proses pembelajaran di sekolah. Dapatkan khasanah ilmu pendidikan baru yang belum tergali!. Jadikan diri anda sebagai penemu metode-metode baru dalam dunia pendidikan kita.
Adanya masalah yang dirasakan sendiri oleh guru dalam pembelajaran di kelasnya merupakan awal dimulainya PTK. Masalah tersebut dapat berupa masalah yang berhubungan dengan proses dan hasil belajar siswa yang tidak sesuai dengan harapan guru atau hal-hal lain yang berkaitan dengan perilaku mengajar guru dan perilaku belajar siswa. Guru diarahkan untuk berpikir ilmiah, melalui masalah yang mereka temukan. Langkah menemukan masalah akan dilanjutkan dengan menganalisis dan merumuskan masalah, kemudian merencanakan PTK dalam bentuk tindakan perbaikan, mengamati, dan melakukan refleksi. Namun demikian harus dapat dibedakan antara pengamatan dengan refleksi. Pengamatan lebih cenderung kepada proses, sedangkan refleksi merupakan perenungan dari proses yang sudah dilakukan. Refleksi adalah cermin dari apa yang telah kita lakukan.
Tujuan utama PTK adalah untuk mengubah perilaku pengajaran guru, perilaku peserta didik di kelas, peningkatan atau perbaikan praktek pembelajaran, dan atau mengubah kerangka kerja melaksanakan pembelajaran kelas yang diajar oleh guru tersebut sehingga terjadi peningkatan layanan profesional guru dalam menangani proses pembelajaran. Jadi, PTK lazimnya dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilan atau pendekatan baru pembelajaran dan untuk memecahkan masalah dengan penerapan langsung di ruang kelas. Sekaligus mengajak guru untuk menjadi seorang peneliti.
PTK berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran kelas. Di ruangan kelas, menurut Cohen & Manion (1980: 211) PTK dapat berfungsi sebagai : (a) alat untuk mengatasi masalah-masalah yang didiagnosis dalam situasi pembelajaran di kelas; (b) alat pelatihan dalam jabatan, membekali guru dengan keterampilan dan metode baru dan mendorong timbulnya kesadaran diri, khususnya melalui pengajaran sejawat; (c) alat untuk memasukkan ke dalam sistem yang ada (secara alami) pendekatan tambahan atau inovasi; (d) alat untuk meningkatkan komunikasi yang biasanya buruk antara guru dan peneliti; (e) alat untuk menyediakan alternatif bagi pendekatan yang subjektif, impresionistik terhadap pemecahan masalah kelas; (f) alat untuk mengembangkan keterampilan guru yang bertolak dari kebutuhan untuk menanggulangi berbagai permasalahan pembelajaran aktual yang dihadapi di kelasnya.
Manfaat PTK yang dilakukan di sekolah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Terbiasa menulis dan mendapat kesempatan untuk naik golongan bagi PNS, karena sertifikasi guru mensyaratkan itu.
2. Berfikir analitis dan ilmiah, karena dengan terbiasa mencari akar masalah dan mencoba menemukan jalan keluar, maka seorang guru akan terbiasa untuk berfikir analitis dan ilmiah. Sehingga PTK dapat mengarahkan guru untuk selalu berpikir ilmiah dalam memecahkan masalahnya.
3. Menambah khasanah ilmu pendidikan, dengan banyaknya tulisan dari para guru yang melakukan PTK, maka akan banyak kesempatan para guru untuk membaca dan mengembangkan wawasannya, hal ini akan menambah khasanah baru dalam dunia pendidikan.
4. Mendorong guru-guru yang lain untuk mencoba, melakukan PTK pada kelas yang diajarnya dan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran kelas.
5. Mengembangkan keterampilan atau pendekatan baru pembelajaran dan untuk memecahkan masalah dengan penerapan langsung di ruang kelas.
6. Meningkatkan mutu sekolah secara keseluruhan, karena PTK pada intinya memperbaiki proses pembelajaran di kelas. Semakin sering dan banyak guru-guru yang menulis PTK maka semakin baiklah kualitas sekolah tersebut.

Sumber : http://umum.kompasiana.com/2009/03/02/kebermanfaatan-ptk-bagi-guru-di-sekolah/

0 komentar:

Poskan Komentar