class="post-fixed">

Prinsip Teknik

Prinsip Teknik

1. Kompetensi Dasar
a.Mengidentifikasikan  bagian-bagian suatu peralatan / mesin yang dipilih,
b.Mengidentifikasi sambungan  langsung dan tak langsung.

2. Indikator Pencapaian Hasil Belajar
a.Menjelaskan macam-macam roda gigi (gear),
b.Menjelaskan perlambatan dan percepatan,
c.Menemutunjukkan gerakan-gerakan yang umum terjadi pada peralatan/mesin, misalnya gerak lurus, gerak putar, dan gerak bolak-balik,
d.Menemutunjukkan bagian-bagian peralatan/mesin yang umum digunakan, misalnya tuas, roda gigi, puli, bantalan gelinding (rol bearing/ laher), batang penggerak, dan poros.

3.  Materi Pembelajaran


SISTEM PERSAMBUANGAN GERAK

Untuk memindahkan gerak dari satu peralatan ke peralatan lain perlu dibantu dengan penghubung. Sistem ini disebut  sistem persambungan gerak.

Roda gigi dan merupakan contoh sistem persambungan gerak.

1. Roda Gigi

Roda gigi dapat memindahkan tenaga yang besar melalui gigi-giginya. Salah
satu roda gigi mencengkeram roda gigi yang lain sehingga meneruskan gerakan.
Ingat !
Roda yang berfungsi menggerakan disebut roda penggerak.
Roda yang diputar oleh roda penggerak disebut roda pengikut.


Bila roda gigi berdiameter besar menggerakan roda gigi berdiameter kecil,  roda gigi yang berdiameter kecil akan
bergerak lebih cepat. Lihat pada gambar 3.


                         





Roda penggerak            Roda pengikut

Gambar 3. Gigi dari roda penggerak menggerakkan roda pengikut

Ada beberapa jenis persambungan roda gigi, di antaranya :

a.Jenis persambungan roda gigi secara langsung
1)Sistem Persambungan Roda Gigi Skrup.

Sebagai contohnya pada mesin bor. untuk memindahkan meja bor ke atas dan ke bawah.




Gambar 4. Mesin bor

1)Sistem persambungan roda gigi payung.
Contohnya pada poros baling-baling besar dan baling-baling kecil  helikopter




Gambar 5. Sistem persambungan
          roda gigi payung

b.Jenis persambungan roda gigi secara tak langsung

1)Roda Gigi Sepeda

Penerapan sistem sambungan ditemukan pada sepeda kayuh.  Pada pedal sepeda terpasang roda gigi berdiameter besar. 
Pada roda belakang dipasang roda gigi bertingkat. Pemindahan hubungan rantai roda gigi dilakukan oleh tuas pemindahan gigi.  Antara roda gigi depan dan roda belakang terdapat rantai yang menghubungkan kedua roda gigi tersebut. Apa bila Anda mengayuhkan pedal akan membawa gerakan putar pada roda belakang melalui rantai seperti ditunjukan pada gambar 6.



Gambar 6. Sepeda

Dengan roda gigi bertingkat kita dapat mengendarai sepeda dengan nyaman, baik pada jalan yang rata maupun mendaki.

Caranya dengan memindahkan gigi perseneling sesuai kebutuhan.

2)Perbandingan jumlah gigi

Pada gambar 7 diameter roda gigi depan dua kali lebih besar daripada roda belakang. Perbandingan antara roda gigi depan dan belakang adalah 2 : 1,  ini disebut perbandingan gigi.

Bila Anda memilih roda gigi yang kecil untuk roda belakang,  pengendara sepeda pada jalan yang rata akan lebih cepat.  Cara  perbandingan  gigi seperti ini  dilakukan  oleh pembalap sepeda.






Gambar 7. Sistem roda gigi untuk sepeda di jalan raya

Bila kita menggunakan sistem persambungan seperti di atas sangatlah sulit saat kita mengendarai sepeda pada jalan yang berbukit atau mendaki.  Bila kita mengendarai sepeda pada jalan mendaki akan lebih mudah saat pada roda belakang menggunakan roda gigi yang besar. Hal tersebut dapat dilihat pada gambar 8.



Gambar 8. Sistem roda gigi untuk sepeda gunung

Cara seperti ini akan mempermudah dan meringankan pendakian.











Gambar 9. Sepeda motor


Sepeda motor memperoleh tenaga dari mesin. Mesin tersebut dapat berputar lebih cepat daripada pedal sepeda kayuh. Gear di roda belakang dan gear depan hanya satu jenis dan ukuran, tetapi di dalam mesin ada
beberapa roda gigi dengan sistem persambungan langsung seperti
ditunjukkan pada gambar 10.


Gambar 10. Sistem gear pada sepeda motor

Pada sepeda motor gear roda belakang selalu lebih besar dari gear depan. Hal ini dilakukan agar mesin motor ringan memutar roda belakang.










2. Puli dan Sabuk/Ban Tipis

Pada sepeda sistem sambungan menggunakan rantai. Pada saat
tertentu kita dapat memilih puli dan  sabuk/ban yang tipis. Perhatikan gambar 11





Gambar 11. Sistem puli dan sabuk pada mesin bor

Ketika motor listrik penggerak berputar,  agar sampai ke kepala bor, digunakan puli dan sabuk atau ban tipis.
Pada jenis mesin bor tertentu sistem persambungan gerak menggunakan puli bertingkat (Gambar 12). Sistem kerjanya mirip dengan sistem persambungan pada sepeda





Gambar 12. Sistem puli bertingkat






























0 komentar:

Poskan Komentar